Skitar 3 minggu yang lalu ktemu dengan seorang teman di toko roti sumber hidangan di jl.braga, untuk yang mungkin belum tau sumber hidangan, itu adalah salah satu toko roti yang terbaik di bandung, dengan resep orisinilnya bisa bikin orang balik lagi ke sana plus ice creamnya yang memang enak ditambah suasana jl.braga yang memang gada duanya..
yak cukup promosi toko rotinya..dari sekian banyak pembicaraan yang kita obrolin hari itu ada yang cukup berkesan, eh bukan cukup bahkan sangat berkesan…kita bicara tentang masalah, ttg “issue”…gimana pada dasarnya setiap orang punya masalah dengan dirinya sendiri, ato yang hari itu kita sebut “issue”…dari pembicaraan itu sampai dikesimpulan kl setiap orang punya ketakutan dalam hidupnya, nah yang jadi masalah sejauh mana dia menyadari ketakutan tersebut yang berkembang jadi masalah. Ada beberapa tahapan dari pemetaan masalh, pemetaan ketakutan setiap orang dari tahap pertama yang orang tersebut memiliki ketakutan, mengetahui masalahnya, menyadari, memutuskan akan melakukan apa dengan masalahnya sampai dengan melakukan tindakan dengan masalahnya tersebut….ketika orang mengetahui masalah ia belum tentu menyadari itu yang paling repot…kenapa? Karena mengetahui tanpa sadar hanya jadi pengetahuan tanpa keinginan lebih untuk melangkah lebih jauh, dan kebanyakan orang berada dalam posisi ini…seperti halnya ada orang yang takut kecoa, dia tau dia takut tapi dia menyangkal, nah…ini yang paling repot, jika penyangkalan sudah menjadi bagian dari proses perjalanan….akan merepotkan orang yang bersangkutan dan tanpa sadar jadi turut melibatkan lingkungannya sendiri…ketika orang sudah menyadari, baru dia bisa melihat masalahnya, memetakan dengan objektif dan akhirnya mulai berfikir akan diapakan masalah tersebut…dan pilihan melakukan sesuatu bisa saja dengan menghindari, pergi atau dihadapi, dari yang paling positif sampai dengan yang paling negatif…paket kumplid dari suatu proses management issue…proses terberat mungkin dititik ini ketika memutuskan apa yang harus dan akan dilakukan, dan klimaks dari smua adalah ketika akhirnya kita melakukan sesuatu untuk mengatasi semua ketakutan, semua permasalahan yang bermuara dengan diri kita sendiri…..pada prinsipnya berawal dari keberanian, berani memilih, berani berbuat dan berani mencoba…bukan proses yang mudah tapi harus jika memang kita ingin menjadi lebih baik dari hari kemarin dan menghindari smua penyesalan yang tak berujung….kenapa penyesalan, karena kita sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik….ada satu penyesalan yang selalu diingat, dan belajar dari itu, meyakinkan untuk berusaha maksimal untuk setiap yang diyakini, melakukan yang terbaik..apapun hasilnya, baik buruknya, sebatas aku mampu….lagi2 judul film yang main aryo wahab yang memang tak terlupakan, karena sangat manusiawi…film yang sangat manusiawi…inget lagi satu film yang main Rachel maryam judulnya andai dia tahu, ada kalimatnya yang ngena bgt, ga sama persis tapi kurang lebih maksudnya sama “kita ga kan pernah tau indahnya dunia, kl kita ga terbang tinggi…ketika kita jatuh, rasanya akan sakit, tapi kita akan selalu bangun lagi dan tidak pernah takut untuk terbang lagi, karena kita sudah melihat bagian terbaik indahnya dari dunia” ada satu pegangan yang kadang bisa membantu bertahan “everything’s gonna be just fine”, naïf mungkin, tapi hal satu ini jadi satu nilai optimis yang slalu percaya bahwa hidup adalah roda yang berputar dan akan ada saatnya kita berada di atas, walaupun kadang berada diatas atau dibawah juga bisa menjadi satu pilihan….karena yang penting apa yang ada di hati kita, berusaha positif, percaya, berusaha, dan berani melangkah…untuk apa yang diyakini…..pernah terfikir ketika kita kecil, kita belajar jalan, terjatuh tapi tidak membuat kita lelah dan berhenti belajar berjalan, keberanian anak kecil yang seperti itu yang kadang kita lupakan, dan ternyata ketika kita beranjak dewasa kita jadi lebih penakut dari anak kecil sekalipun, karena mereka tidak takut untuk terjatuh, dan bangkit lagi, sedangkan orang dewasa seringkali hanya terantuk sekalipun akan memaki dan berhati2 ribuan kali lipat dan melindungi diri sedemikian rupa dengan self defense mechanismnya….ternyata kita harus belajar dari anak kecil untuk bisa melihat indahnya dunia dan percaya kl smua akan baik2 saja….lagipula a man is a lifetime learner kan? Itu satu tagline dari seseorang yang akan selalu diingat…dan satu lagi belajarlah dari mana saja…..seumur hidup…..jadi temui, akui, sadari, hadapi, dan selesaikan…dan insyaAllah hidup kita akan lebih baik lagi….wishin’ & hopin’….hope for better hearts, better tomorrow….amin……
- ditulis di kediaman yang hangat ditengah malam yang dingin ditemani stevie wonder dengan musiknya yang luar biasa bukti bahwa everything’s gonna be just fine…”-
(^o^)
Recent Comments